Lapas IIA Cibinong Gelar Porsenap Guna Sambut HBP Ke-57

admin

CIBINONG | mmcnews.id,- Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) merupakan hari kebesaran bagi seluruh jajaran petugas Pemasyarakatan yang ada di seluruh Indonesia yang diperingati setiap tanggal 27 April.

Bertepatan dengan hari kebesaran tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong (pondok Rajeg) menggelar kegiatan perlombaan secara sederhana bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),bertempat di lapangan utama Lapas Cibinong Selasa 30/03/2021.

Porsenap yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-57 ini diikuti oleh Kalapas, Pejabat Struktural, seluruh petugas pemasyarakatan dan perwakilan warga binaan Lapas Cibinong.

Kegiatan dibuka secara formal melalui Upacara Pembukaan Porsenap Lapas Cibinong Tahun 2021 bersama seluruh kontingen Porsenap. Dipimpin oleh Kalapas Cibinong, Usman Madjid sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanat upacara, Usman menghimbau kepada seluruh jajaran petugas dan warga binaan di Lapas Cibinong agar dapat memaknai peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan dengan setulus hati dan penuh semangat.

“Dengan diadakannya kegiatan Upacara Pembukaan Porsenap Lapas Cibinong Tahun 2021 diharapkan seluruh petugas pemasyarakatan dan warga binaan dapat mengamalkan semangat dan sportivitas dalam menjalani pembinaan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan dan masyarakat sekitar,” ungkapnya dalam sambutannya.

Walau dalam keadaan cuaca yang kurang mendukung, upacara tetap berlangsung hingga prosesi pelepasan balon udara oleh Kalapas dan pejabat struktural sebagai simbolis pembukaan Porsenap.

Porsenap Lapas Cibinong 2021 ini berlangsung sejak tanggal 30 Maret-10 April 2021. Diramaikan dengan berbagai cabang olahraga bergengsi seperti Futsal, Voli, Bulutangkis, dan Tenis Lapangan. Untuk cabang seni, lomba menyanyi dalam tajuk “Cibinong Idol” dan kebersihan blok hunian menjadi perlombaan yang dapat diikuti oleh warga binaan dan petugas tanpa dipungut biaya apapun alias gratis.

Porsenap 2021 ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan terhadap warga binaan. Selain itu, kegiatan ini menjadi alat pemersatu dan mempererat silaturahmi serta sportivitas antara petugas dan warga binaan melalui olahraga dan seni.

(Sigit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *