Desa  

Warga Desa ini Terpaksa Harus Lewati Jalan Berlumpur Saat Lebaran

bambangsudiono
Img 20240412 Wa0058

Bojonegoro – Momen lebaran idhul fitri adalah saat yang ditunggu oleh warga muslim untuk merayakan hari kemenangan, setelah berperang melawan hawa nafsu selama sebulan, yaitu bulan puasa atau bulan ramadhan.

Ketika takbir dikumandangkan maka datanglah hari kemenangan atau biasa disebut hari raya idhul fitri, yang pada umumnya warga desa munyebutnya dengan istilah lebaran.

Warga masyarakat saling berkunjung untuk saling meminta maaf dihari yang fitri tersebut. Mereka yang berada di perantauanpun pada mudik untuk laksanakan lebaran dikampungnya masing masing.

Namun apa yang terjadi saat ini, dari pantauan awak media ini, diwilayah pedalaman yaitu di Dusun Ngengo, Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, para warga pada mengeluh karena akses jalan yang menuju Dusun Ngengo, Desa Ngrancang tersebut sangat parah keberadaannya, pada Kamis, ( 11 / 4 /2024 ).

Jalan yang berlumpur dan sangat licin ketika hujan, adalah kenyataan pahit yang harus dirasakan oleh para warga masyarakat dusun tersebut khususnya, dan pendatang pada umumnya.

“Waduh mas…. pokoknya kita harus berjuang untuk bisa sampai di dusun itu, kita harus berjalan kaki dengan sangat hati hati karena licin,” tutur warga yang enggan disebut namanya.

“Motor tadi kami titipkan dirumah warga, dan kita harus jalan tanpa alas kaki kerena lumpurnya dalam mas…… ngeri pokoknya,” lanjutnya.

Sebenarnya permintaan warga dusun Ngengo tidak muluk muluk, seperti yang disampaikan oleh Diono selaku Ketua Rw. 06, Dusun Ngengo, Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *