Kecamatan Baureno Gelar Musrenbangcam DPRD Siap Mengawal Usulan

admin
IMG 20260209 143122 copy 490x280

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Forum tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Baureno, dan Bambang Sutriyono, S.E. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bojonegoro bersama Lasuri, SH. M.H sebagai anggota badan anggaran DPRD juga selaku Komisi B. Selain itu juga hadir dari perwakilan Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Desa, BPD, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat.

Camat Baureno Dery Aprilia, S. STP., MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa usulan usulan yang harus diusulkan dalam Musrenbangcam usulan strategis 3 prioritas.

“Silahkan sampaikan usulan-usulan 3 prioritas, apa lagi disini ada 5 DPRD diwilayah Baureno sehingga bisa dikawal sama beliaunya,” tuturnya.

Selain itu, Dery Aprilia, S. STP., MM juga menerangkan bahwa semua bantuan harus diajukan lewat proposal karena mekanisme proposal menjadi syarat utama agar usulan dapat masuk tahap perencanaan.

“Kita patut bersyukur ada di Bojonegoro karena Pemkab masih memberi bantuan, karena bantuan apa pun itu yang memberi adalah Pemkab, kita hanya mengusulkan,” tuturnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut DPRD Lasuri SH, M.H dalam sambutan menyampaikan bahwa tiap 3 usulan di Musrenbang harus ada 1 usulan yang di fokuskan untuk bantuan keuangan desa, dan yang 2 di masukan ke OPD masing-masing.

Ia juga menerangkan bahwa APBD di Bojonegoro saat ini sebesar Rp 6,4 Triliun dan beliaunya juga menyampaikan bahwa Pemerintah pusat masih punya hutang pada Pemkab Bojonegoro dari Dana Bagi Hasil (DBH) dari Migas sebesar Rp 1,5 Triliun.

“Saya mendesak hutang pemerintah pada Pemkab Bojonegoro bisa dibayar pada tahun 2026 ini, supaya bisa menunjang realisasi setiap usulan-usulan pembangunan. Musren ini sangat penting karena untuk menyerap usulan,” tutur Lasuri, SH, M.H.

Ditempat yang sama Bambang Sutriyono, S.E DPRD dalam sambutanya menyampaikan bahwa kehadiranya di Musrenbangcam untuk menyaksikan seluruh pelaksanaan rencana pembangunan jangaka pendek, maupun jangka menengah, sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh keputusan dari hasil usulan Musrenbang bisa masuk di rencana pembangunan Kabupaten Bojonegoro,” tuturnya.

Bambang Sutriyono, SE juga menyampaikan bahwa dalam merencanakan pembangunan harus bisa menurunkan ego masing-masing.

“Kita harus bisa menurunkan ego masing-masing, dan bisa menyatukan frekuensi pikiran, bahwa Musrenbang ini untuk pembangunan di wilayah Kecamatan Baureno secara utuh bukan pembangunan hanya mementingkan desanya masing-masing,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa jangan ada jalan yang tidak dibangun karena tidak dilewati warga desa itu dan tidak di prioritaskan dalam usulan.

“Saya sebagai pimpinan DPRD mengajak Bapak-Ibu untuk menyatukan frekuensi pikiran untuk kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. Saya bersama teman-teman siap mengawal hasil Musrenbang sesuai kapasitas kami di DPRD,” imbuhnya.

Musrenbangcam merupakan tahap awal suatu perencanaan pembangunan di tingkat desa dan dibawa ke tingkat kabupaten. Pada tahap berikutnya, pemerintah daerah akan menimbang kemampuan anggaran dan sinkronisasi dengan rencana pembangunan daerah sebelum diputuskan masuk dalam program tahun 2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *