BOJONEGORO – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung meriah.
Ribuan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan jalan sehat dan senam massal bertema “Satu Langkah, Seribu Semangat, Bojonegoro Sehat dan Hebat” yang digelar di sepanjang Jalan Mastumapel, kawasan Alun-Alun Bojonegoro, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas olahraga, pelajar, serta masyarakat umum.
Selain mengajak masyarakat membiasakan hidup sehat melalui olahraga, momentum Haornas ke-43 ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada atlet-atlet Bojonegoro yang telah menorehkan prestasi di bidang olahraga.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa peringatan Haornas bukan sekadar kegiatan seremonial atau agenda rutin tahunan.
Menurutnya, momentum Hari Olahraga Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
Ia berharap masyarakat Bojonegoro semakin sadar akan pentingnya olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan hanya kegiatan yang sifatnya administratif, tetapi ini adalah momentum kita. Apalagi hari ini adalah Hari Olahraga Nasional, kita tentu ingin seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro menjadi masyarakat yang sehat dan masyarakat yang produktif,” ujar Setyo Wahono.
Dia juga mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dan budaya yang melekat dalam keseharian, bukan hanya kegiatan yang hanya direncanakan tanpa pernah dilakukan.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga akan memberikan manfaat bagi kesehatan individu sekaligus mendukung terciptanya generasi yang sehat, produktif dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Setyo Wahono menyampaikan bahwa peringatan Haornas melalui kegiatan jalan sehat dan senam massal memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran tubuh.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, olahraga juga dinilai mampu menjaga kesehatan jiwa sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
“Jadi olahraga tidak hanya memberi kesehatan pada fisik, tapi juga memberi kesehatan pada jiwa kita. Karena dengan olahraga bisa membangun kesehatan, bisa membangun silaturahmi. Ini menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap semangat berolahraga dapat tumbuh di berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ASN, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Kebersamaan dalam jalan sehat dan senam massal juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.
Dalam rangkaian peringatan Haornas ke-43, Pemkab Bojonegoro juga memberikan penghargaan kepada enam atlet berprestasi dari tiga cabang olahraga, yakni renang, panahan dan atletik.
Berikut daftar atlet penerima penghargaan:
Cabang Olahraga Renang
M. Haviz Rizal Wibowo
Rahendra Bimantara
Cabang Olahraga Panahan
Dienda Desty Zahira
Chasya Fazila Kenara Pawestri
Cabang Olahraga Atletik
Amali Yatri Wulan Dari
M. Rizky Tri Nugroho
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas prestasi para atlet sekaligus diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan di bidang olahraga.
Peringatan Haornas ke-43 di Bojonegoro menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik dalam menunjang kualitas hidup.
Melalui tema “Satu Langkah, Seribu Semangat, Bojonegoro Sehat dan Hebat”, pemerintah daerah mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan jalan sehat dan senam massal, tetapi terus tumbuh menjadi budaya hidup sehat yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan masyarakat yang sehat dan produktif serta dukungan terhadap atlet berprestasi, Bojonegoro diharapkan mampu terus mengembangkan potensi olahraga sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia yang lebih baik. (Prokopim)














