Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Warga Tempilang

admin

Bangka Barat | MMCNews.id – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah Sunardi (38), warga Gang Anyai, Desa Tempilang Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, masih dalam proses penyelidikan polisi.

Kapolsek Tempilang Ipda Mulia Renaldi SH, menegaskan pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut.

“Kami membenarkan kejadian tersebut. Untuk kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Tempilang,” ujar Mulia Renaldi, dalam keterangannya Sabtu (11/09/2021).

Disebutkan akibat  kebakaran itu , menyebabkan Sunardi harus kehilangan tempat tinggal.

Dari kejadian tersebut, kata dia, korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 60 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Dia menjelaskan , peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Rotenah, tetangga Sunardi. Siang itu, sekira pukul 11.00 WIB, ia melihat rumah Sunardi sudah dilalap api. Rotenah lalu berteriak minta tolong kepada warga, dan bergegas menyampaikan kepada suaminya, Bastiar, yang merupakan Kadus Tempilang.

Sementara menurut Rotenah , suaminya saat itu berada di rumah Ketua RT 09 bersama Bhabinkamtibmas Tempilang Bripka Nanang Maulana, untuk mendata warga yang mau vaksin.

Selanjutnya Bastian dan Bripka Nanang menuju rumah Sunardi. Keduanya melihat api yang makin membesar, sementara warga terus berusaha melakukan pemadaman.

“Pada saat kebakaran tersebut, rumah dalam keadaan kosong , Sumardi dan istri beserta anaknya sedang tidak ada di rumah,” kata Rotenah.

Disebutkan , Api dengan mudah melalap seluruh bagian rumah beserta isinya, lantaran bangunan tersebut semi permanen yang sebagian besar terdiri dari papan.

Beberapa saat kemudian api berhasil dipadamkan oleh warga, dibantu anggota Polsek Tempilang

Sunardi yang bekerja sebagai buruh harian, mengaku saat meninggalkan rumah tidak menghidupkan kompor, racun nyamuk bakar, atau lilin. Sementara anak dan istrinya juga saat itu sedang keluar untuk berjualan keliling.

Disisi lain  , salah seorang saksi mata menyebut, dua pekan lalu pernah terjadi korsleting listrik di area KWh rumah milik Sunardi. Lalu dilaporkan kepada pihak PLN yang ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh petugas. (Sarjono)

Editor : Didik Sap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *