Puskesmas Kecamatan Wonosari Malang Gelar Pelatihan Tracer

admin

Malang – MMCNews.id – Upaya penanganan COVID 19 merupakan tanggung jawab bersama, semua harus saling bahu membahu guna segera mengatasi pandemi yang sudah melanda negeri lebih dari satu tahun. Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Kecamatan Wonosari dr. Yusliha Dinia pada kegiatan pelatihan Tracer untuk wilayah Kecamatan Wonosari, Sabtu (19/06/2021)

Pelatihan tersebut diikuti oleh 8 orang Babinsa dan 6 orang Babinkamtibmas yang mewakili 8 desa di Kecamatan Wonosari, serta 8 bidan desa dari Puskesmas Wonosari

Menurut dr. Yusliha Dinia, dipilihnya Babinsa dan Babinkamtibmas serta di bantu bidan desa untuk menjadi Tracer karena mereka yang selalu berada di tengah masyarakat serta memahami kondisi dan budaya lingkungannya.

“Mereka adalah orang-orang yang berada digaris depan dan memiliki pengaruh yang kuat di tengah masyarakat, dengan melibatkan mereka sebagai Tracer tentu kita berharap upaya penanganan COVID dapat lebih maksimal,” ujarnya

Dalam pelatihan ini para Tracer dilatih tentang pentingnya testing dan tracing, serta menggunakan aplikasi SILACAK milik kementrian kesehatan. Maka Mas Koko (Operator) menjelaskan, para Tracer bertugas melakukan pelacakan terhadap kontak erat jika ada warga yang positif terpapar COVID 19 serta melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap warga positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah.dari 6 hari sampai 14 hari hingga di Tarakan sembuh.

“Jadi jika ada satu kasus positif di wilayahnya, Tracer di wilayah tersebut melakukan tracing terhadap 15-30 orang kontak erat, kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan Swab.”katanya.

Mereka juga bertugas memastikan mereka yang sudah di Swab untuk melakukan isolasi di rumah sambil menunggu keluarnya hasil Swab tersebut.

Selain itu semua data, seperti nama pasien, orang-orang berkontak serta tindakan Swab dan hasil Swab akan dicatat ke dalam aplikasi SILACAK yang langsung akan dievaluasi oleh Kementrian Kesehatan.

“Untuk memudahkan kerja, para Tracer juga kita bekali buku saku yang berisi panduan, pedoman melakukan pelacakan serta langkah-langkah jika menemukan kasus positif di wilayahnya,” tuturnya

Dalam sambutannyanya Danramil 0818/32 Wonosari Kapten Arm Heru Santoso agar para Tracer, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta bidan desa tetap menjaga protokol kesehatan, serta selalu mengunakan APD Kesehatan dalam penanganan covid 19 ini agar tetap terhindar dari covid.

“Agar selalu berkoordinasi dengan instansi terkait yg ada d desa dalam pelaksanaannya.” ajak Danramil.

Sumber : Pendim 0818/Malang
Laporan : Ratri/Diana
Editor     : Didik Sap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *