Bojonegoro| MMCNews.Id ,- Diketahui pada hari Kamis sekira pukul 11.30 wib warga Desa Kanor Kecamatan Kanor digegerkan dengan adanya peristiwa orang gantung diri dengan tempat kejadian dirumah korban Desa Kanor Rt 07/03 Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro Jawa-Timur, Kamis (24/06/2021).
Korban bernama Andri Iwan Suhendro (45) tahun tersebut diketahui keponakan korban Ahmad Nurfadlan Fauzi (18) dan Hj Wartji (75) tahun, kedua saksi alamat Desa Kanor RT. 07 RW. 03 Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Menurut keterangan saksi sesuai laporan pihak berwajib saat dilokasi melakukan identifikasi melaporkan, Saat itu saksi Ahmad (18) yang merupakan keponakan Andri (korban) akan mengambil air minum dirumahnya korban.
Namun pintu dalam keadaan terkunci kemudian saksi Ahmad mencari kunci dijendela karena sudah menjadi kebiasaan korban selalu menaruh kunci dijendela.
Selanjutnya , setelah mengambil kunci lantas Ahmad masuk kedalam rumah dan mengambil minum , namun ,saat menoleh mrlihat korban tidak bergerak kemudian menghampiri korban dan menggerakan korban.
Karena korban tidak merespon saat dipanggil , maka saksi mencoba mengecek, saksi terkejut dan baru menyadari bahwa korban (meninggal dunia) gantung diri.
Selanjutnya Ahmad (18) tahun memberitahukan kepada Hj Wartji yang merupakan ibu kandungnya lalu meminta pertolongan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Kades Kanor.
Setelah mendapatkan laporan dari warganya kemudian Kades meneruskan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kanor, setelah itu Polsek Kanor bersama Petugas Kesehatan Puskesmas Kanor melakukan olah TKP dan pihak medis puskesmas kanor melakuakn Visum luar kepada korban.
Dari hasil identifikasi petugas mendapatkan korban dalam keadaan
1. Lidah menjulur akibat jeratan
2. Terdapat tanda jeratan leher
3. tidak terdapat Luka akibat kekerasan/penganiayaan.
4. Mengeluarkan sperma atau mani
5. Feses tidak ada
6. Kepala sampai kaki tidak bekas kekerasan
Kesimpulan dari medis bahwa korban meninggal dunia akibat nafas yang tersumbat karena jeratan kain sarung dan jilbab.
Perlu diketahui korban mengakhiri hidupnya di
– tinggi kayu gantungan 2,4 meter
– panjang tali dari bandar ke leher 92 Cm
– tinggi kaki – tanah 20 Cm
– panjang bandar yg digunakan gantung diri 1,27 M
– jarak tembok selatan ke mayat 74 Cm
– jarak tembok utara ke mayat 20 Cm.
Dari pantauan awak media, peristiwa tersebut melibatkan
AKP Hadi Waluyo S.H. (Kapolsek Kanor).
Iptu Slamet Haryanto., S.H. ( Kanit Binmas )
Aiptu Abdul Fatah (KSPK)
Aipda Puguh Santoso,SH (Kanit Reskrim).
Aipda Arika Fuadi
Bripka Hadian
Bripka Hermanto ( Bhabinkamtibmas)
Bripka Royan
Serda Suryo ( Babinsa )
2 satpol PP
Tim Medis 3 Personil.(Red/Dump)
Editor : Didik Sap














