BANYUWANGI,Transbojonegoro.net- 31 Desember 2025 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menunjukkan komitmen pantang kendur dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional. Tepat pada penghujung tahun 2025, General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, melakukan kunjungan lapangan (site visit) strategis guna memastikan kesiapan proyek Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (31/12).
Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 13 Hektar ini merupakan salah satu bukti nyata dukungan PLN terhadap visi Swasembada Energi Nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Sebagai infrastruktur kelas dunia, GITET 500 kV Kalipuro menjadi titik vital dalam memperkuat kedaulatan energi di ujung timur Pulau Jawa.
Kunjungan kerja ini difokuskan pada pemantauan progres akhir dan penguatan komitmen percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN). GITET 500 kV Kalipuro merupakan komponen utama yang menjadi titik temu penyaluran energi dari jalur SUTET 500 kV Paiton – Kalipuro, yang diproyeksikan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan kelistrikan di Banyuwangi, khususnya dari sektor industri dan pariwisata yang terus berkembang pesat, serta menyokong interkoneksi raksasa Java Bali Connection (JBC).
General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, menegaskan bahwa peninjauan di hari terakhir tahun ini adalah bentuk tanggung jawab PLN kepada masyarakat demi menyediakan akses energi yang stabil.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa mandat negara dalam menghadirkan listrik yang handal bagi rakyat terus berjalan tanpa henti. GITET 500 kV Kalipuro dengan luas 13 hektar ini adalah urat nadi ekonomi yang akan menerangi rumah-rumah rakyat dan menggerakkan roda industri serta pariwisata di Banyuwangi hingga Bali. Ini adalah langkah nyata kita menuju swasembada energi sebagaimana arahan Bapak Presiden,” tegas Fathol Arifin.
Dalam tinjauannya, Fathol menekankan tiga aspek utama dalam penyelesaian proyek ini yaitu Memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jalur percepatan (on track) tanpa mengesampingkan presisi teknis. Pembangunan ini mengacu pada prinsip manajemen proyek yang ketat, yakni optimalisasi Biaya, Mutu, dan Waktu (BMW). PT PLN (Persero) berkomitmen menyelesaikan proyek secara efisien dan tepat waktu tanpa sedikitpun mengurangi kualitas mutu infrastruktur, guna memastikan setiap investasi negara memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kehadiran infrastruktur ini ditargetkan memberikan manfaat nyata berupa tegangan yang lebih stabil bagi pelanggan rumah tangga serta kepastian pasokan daya bagi investasi industri dan destinasi wisata unggulan di Banyuwangi.
Pembangunan GITET 500 kV Kalipuro merupakan bagian dari transformasi energi PLN untuk menciptakan sistem interkoneksi antar pulau yang lebih tangguh dan modern. Dengan selesainya infrastruktur ini, PLN UIP JBTB optimis dapat memberikan pelayanan kelistrikan terbaik yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Bali.
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Post Views: 130