BANYUWANGI, TRANSBOJONEGORO.NET -19 Desember 2025 – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) terus berkomitmen memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Banyuwangi Selatan. Guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku, PLN UIP JBTB menjalin kolaborasi strategis dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banyuwangi untuk pendampingan hukum pada proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen PLN dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diselesaikan dengan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) JBTB 4, Eko Janu Irianto, menegaskan bahwa pendampingan hukum dari Kejari Banyuwangi sangat krusial, terutama dalam memitigasi risiko hukum di lapangan dan memastikan kelancaran operasional proyek.
“Pembangunan transmisi SUTT 150 kV ini adalah proyek vital untuk meningkatkan kualitas tegangan dan keandalan listrik bagi rakyat di Banyuwangi Selatan. Dengan pendampingan dari Kejari Banyuwangi, kami optimis setiap tahapan memiliki payung hukum yang kuat, sehingga kendala legalitas dapat diminimalisir demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Eko Janu Irianto.
Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, A.O. Mangontan, S.H., M.H., menyatakan kesiapannya untuk memberikan pengawalan hukum secara profesional terhadap proyek strategis ini. Menurutnya, pendampingan ini bertujuan agar proyek negara tidak terkendala oleh permasalahan hukum yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.
“Kami dari Kejaksaan Negeri Banyuwangi memberikan dukungan penuh melalui pendampingan hukum (legal assistance) agar pembangunan SUTT 150 kV ini berjalan di atas koridor hukum yang benar. Tugas kami adalah memastikan kepentingan negara dalam menyediakan energi untuk rakyat terlaksana tanpa adanya penyimpangan, serta membantu penyelesaian hambatan hukum yang muncul di lapangan,” tegas A.O. Mangontan, S.H., M.H.
General Manager PLN UIP JBTB, Moh. Fathol Arifin, menyampaikan bahwa kolaborasi antarinstansi ini adalah kunci percepatan pembangunan. Banyuwangi Selatan, yang kini berkembang pesat di sektor pariwisata, pertanian, dan industri kecil, membutuhkan pasokan listrik yang stabil tanpa gangguan.
“Kami ingin memastikan kehadiran PLN memberikan manfaat maksimal bagi rakyat. Sinergi dengan Kejaksaan ini memastikan bahwa hak-hak masyarakat terlindungi dan kewajiban PLN sebagai pelaksana pembangunan dijalankan sesuai regulasi. Listrik yang andal akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Banyuwangi Selatan,” ungkap Moh. Fathol Arifin.
Dengan adanya dukungan penuh dari aparat penegak hukum, PLN UIP JBTB optimis dapat menyelesaikan pembangunan tepat waktu, demi mewujudkan akses listrik yang berkualitas untuk mendukung pertumbuhan investasi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. (@dex)
Berita Terkait
Momentum Hari Lahir Pancasila, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx guna Dukung Industri Data Center Jakarta, 2 Juni 2026 – PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk kawasan pusat data (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan layanan digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center nasional melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapasitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat. CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan yang optimal dalam mendukung operasional infrastruktur pusat data yang identik dengan komputasi berperforma tinggi. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional fasilitas data center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5). Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan infrastruktur PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapasitas pusat data secara berkelanjutan di Indonesia. “Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun infrastruktur yang tangguh dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital yang berdaulat,” tambah Agus. Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri data center di Indonesia melalui ketersediaan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, kebutuhan energi sektor data center, khususnya yang berbasis AI, akan terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional. “Pertumbuhan industri data center di Indonesia, khususnya yang berbasis AI, membutuhkan dukungan listrik yang tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian energi adalah jantung dari infrastruktur digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi. Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase, yakni Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapasitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA. Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. Yang akan memasok listrik ke kawasan data center BDx. “PLN juga telah menyiapkan dua line bay khusus pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi. Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk fasilitas utama BDx Indonesia lainnya, yakni Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di kawasan industri Suryacipta. “Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus bertransformasi menjadi mitra andal bagi seluruh investor digital di tanah air,” tandas Adi. (@DEX)
Post Views: 145